https://bit.ly/35b6ylF

Hyperloop, Transportasi Masa Depan Indonesia yang Kecepatannya Setara Dengan Jet Tempur

Hyperloop, Transportasi Masa Depan Indonesia yang Kecepatannya Setara Dengan Jet Tempur
Kecanggihan teknologi transportasi baru-baru ini, dinilai mampu membawa manusia bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Contohnya adalah Pesawat berkecepatan suara, kereta peluru hingga kendaraan canggih lainnya, bakal semakin mendominasi pilihan bepergian di masa depan nanti. Tak hanya itu saja. Akan ada sebuah teknologi terbaru yang bernama Hyperloop yang kecepatannya bahkan setara dengan jet tempur. INFO SPECIAL

REMIX 2018 VIDEO HOT "KLIK DISINI" JANGAN LUPA SUBCRIBE

Teknologi transportasi dengan kecepatan tinggi ini, dikabarkan akan segera hadir di Indonesia. Hal ini diperkuat oleh kunjungan Bibop G Gresta selaku perwakilan direksi Hyperloop di Jakarta mewakili Elon Musk. Pertemuan itu bahkan disaksikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Selain bakal menjadi moda transportasi pilihan, manfaat apakah yang di dapat oleh masyarakat Indonesia dari Hyperloop ini? Simak ulasan berikut.  BERITA UNIK

Mempersingkat jarak tempuh antar kota.. TIPS KESEHARIAN



Nantinya, teknologi Hyperloop ini sanggup menembus kecepatan hingga 1300 km/jam. Jadi, catatan tersebut dapat mempersingkat durasi tempuh antar kota di Indonesia yang selama ini memakan waktu lama. Sebagai contoh, Hyperloop dapat mengantar penumpang dari Jakarta menuju Surabaya hanya dalam hitungan 56 menit saja. Jauh lebih cepat dibandingkan dengan kendaraan konvensional. Dengan kecepatan yang luar biasa, Hyperloop bakal menjadi moda transportasi pilihan di masa depan.

Mengurangi kemacetan dan polusi



Bagi kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, kemacetan adalah permasalahan klasik yang hingga kini belum menemukan solusi terbaiknya. Dengan adanya Hyperloop, masyarakat bisa bepergian antar kota dengan cepat tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi mereka. Efeknya, tentu saja volume kemacetan di jalan-jalan utama akan berkurang secara drastis. Selain itu, tingkat polusi udara pun perlahan akan stabil seiring dengan semakin turunnya pengguna moda transportasi pribadi. Hyperloop yang rencana awalnya akan hadir di Tangerang, Bandara Soekarno-Hatta, Pulau Jawa dan Sumatera, dikenal sebagai kendaraan yang minim polusi.

Membuka lapangan pekerjaan baru



Keberadaan Hyperloop di Indonesia tentu membawa sejumlah hal positif. Salah satunya adalah membuka lapangan pekerjaan baru. Dengan begitu, moda transportasi canggih ini bisa menyerap tenaga lokal untuk dipekerjakan di sekitar lokasi. Mereka bisa menjadi seorang operator, penjaga keamanan maupun kebersihan serta teknisi yang menangani kerusakan pada Hyperloop. Selain itu, proyek pembangunan kendaraan super cepat ini juga bisa menjadi sarana bisnis yang menguntungkan bagi pengembang infrastruktur lokal.

Meningkatkan kunjungan wisatawan lokal



Karena jarak bukan lagi menjadi sebuah halangan, Hyperloop dapat mendorong semakin bertambahnya jumlah wisatawan menuju suatu kota. Tak hanya turis lokal, para pelancong asing pun bisa mengakses kota demi kota dengan mudah tanpa harus menunggu dengan waktu yang lama. Hal ini tentu akan berimbas semakin meningkatnya pemasukan dana bagi pemerintah lokal daerah. Asal enggak dikorupsi aja ya Saboom.

Menjadi sumber uang bagi operator dan pemerintah lokal



Tak dipungkiri, keberadaan Hyperloop bakal menjadi mesin uang yang menguntungkan bagi pemerintah, khususnya otoritas lokal. Moda transportasi yang bakal digandrungi oleh masyarakat ini, tentu akan menyumbang pemasukan yang besar dari penjualan tiket yang ada. Kepopulerannya pun bisa digunakan sebagai sarana kerjasama bisnis layaknya moda transportasi konvensional seperti telekomunikasi dan jasa katering. Bakal untung dobel nih Saboom!

Meski keberadaan Hyperloop di Indonesia masih berupa rencana, kehadirannya ternyata sanggup mengatasi beragam masalah. Terutama di kota-kota besar yang rawan macet dan tingkat polusinya yang tinggi. Seandainya Hyperloop benar-benar hadir di Indonesia, kamu pingin kemana Saboom?

Tidak ada komentar