https://bit.ly/35b6ylF

Nikmati 7 Kegagalan Ini Selagi Muda Agar Kamu Makin Tangguh Saat Dewasa

Nikmati 7 Kegagalan Ini Selagi Muda Agar Kamu Makin Tangguh Saat Dewasa
Sifat dasar manusia adalah mengharapkan kebahagiaan dan berusaha meminimalisir kesulitan. Tapi kita pun tidak memiliki kendali untuk mengatur keadaan. Akan ada saja cela saat usaha untuk mencapai kebaikan sudah dilakukan. Jelas saja, cela itulah justru yang akan membantu melengkapi bagian yang kurang. Namun dari cela itulah terkadang manusia merasa tidak sabaran, mereka menjadi sangat lemah dan terkadang ingin menyerah. Padahal sudah berusaha sanpai pertengahan. Lalu apakah tidak rugi? Tentu saja rugi. TIPS KESEHARIAN

REMIX 2018 VIDEO HOT "KLIK DISINI" JANGAN LUPA SUBCRIBE

Yang terpenting adalah mengambil hikmah dari apa yang terjadi. Baik atau butuknya. Lebih atau kurangnya. Akan memberikan banyak dampak bagi manusia.  BERITA UNIK

Beberapa hal di bawah ini mungkin terkesan sepele. Namun kejadian yang ada di bawah ini terkadang menjadi salah satu penyebab seseorang mudah merasa lelah, bosan dan ingin menyerah saat berjuang. INFO SPECIAL

1. Saat rencanamu hari ini tidak berjalan baik



Beberapa orang menjadi perencana ulung. Mereka akan berusaha merencanakan dan menyusun berbagai kegiatan untuk keesokan harinya. Mulai dari kegiatan, waktu, tempat sampai apa yang akan dilakukan dan dicapai seolah sudah jelas dan harus dilakukan dengan baik agar bisa mencapai goals yang sudah ditetapkan.

Tapi kita bukanlah Tuhan yang bisa menentukan apa yang akan terjadi. Benar memang, saat sudah dijalani akan ada saja yang dirasa kurang. Kesal sampai kecewa bahkan terhadap diri sendiri juga tidak jarang terjadi. Namun bukankah itu justru membuat kita jadi tidak tenang? Mencurigai banyak hal dan menjadi mudah menyerah. Mencoba untuk menerima apa yang terjadi, melapangkan dan mengikhlaskan memang sulit. Tapi jika bisa dilakukan, maka hati kita akan lebih kuat lagi.

2. Ketika kamu sudah berusaha mengerjakan tugas dengan sangat keras, tapi nilaimu masih saja rendah



Hal ini biasa terjadi saat kamu masih duduk di bangku sekolah atau kuliah. Kamu mungkin akan merasa kecewa dan tidak jarang menyalahkan banyak pihak, saat apa yang kamu usahakan masih saja mendapat nilai buruk. Apalagi saat harus bekerja secara kelompok, namun hanya kamu yang harus pusing memikirkan ini itu. Seolah harus bekerja sendiri, namun nilai yang didapatkan pun sama.

Tapi setidaknya akan ada pelajaran yang kamu dapat. Bahkan kamu menjadi lebih tahu banyak hal, kamu menjadi sangat tangguh dan menjadi orang yang sangat sabar.

3. Di dunia kerja, revisi bahkan penolakan sudah jadi hal yang lumrah



Bekerja bukan hanya tentang menyelesaikan satu tugas dan mendapatkan penghasilan berupa gaji. Jika kamu sudah cukup berpengalaman bekerja di dunia industri dan berinteraksi di antara banyak orang dengan banyak tugas dan karakter yang berbeda. Maka bukan hal baru jika tugas yang sudah kamu upayakan dengan sangat keras, mendapatkan celaan, dan revisi.

Bahkan mungkin akan ada masa di mana kamu merasa stres dengan pekerjaan bahkan lingkungan. Ingin menyerah memang. Tapi bukankah akan sangat disayangkan jika perjuangan selama ini berakhir hanya karena kamu lelah menerima revisi? Selama tidak menyalahi aturan dan undang-undang, maka kamu boleh berpikir sekali lagi untuk menyerah.

4. Saat lamaran pekerjaanmu tak kunjung memberikan jawaban



Sedangkan untuk kamu yang masih fresh graduate atau baru saja keluar daribpekerjaan sebelumnya. Tentu ingin segera mendapatkan pengganti yang lebih baik. Bekerja sesuai passion di tempat yang tidak banyak tekanan. Surat lamaran dan CV sudah kamu kirimkan. Tapi tak kunjung menerima jawaban. Atau kamu sudah menjalani tes namun tak kunjung lolos.

Kamu mungkin kesal, merasa sudah berusaha yang terbaik. Memiliki pengalaman dan ilmu yang patut dijadikan pertimbangan. Namun mungkin saja penolakan di satu tempat merupakan gerbang kamu untuk mendapatkan pekerjaan impian di tempat yang lain. Jangan keburu menyerah, apalagi menyalahkan mereka yang menolakmu. Instrospeksi bukanlah hal buruk yang bisa kamu lakukan.

5. Saat bisnis yang kamu jalankan masih segitu-gitu saja



Menjadi seorang pebisnis bukanlah hal mudah. Masa atau jam kerja yang tidak terbatas, keinginan belajar yang harus diasah setiap harinya dan tentu saja modal yang tidak akan sedikit dikeluarkan. Kamu mungkin akan sangat lelah saat banyak usaha dicoba namun tidak satupun berhasil.

Rugi karena tidak balik modal atau ditipu rekan bisnis mungkin hal yang biasa. Bahkan tidak hanya kamu, banyak pebisnis sukses yang juga sering gagal dalam menjalankan bisnisnya. Kamu pun harus menjadi pribadi tangguh. Jika benar itu impianmu maka teruslah berusaha.

6. Banyak teman yang terkadang ingin menjatuhkan, kamu akan memiliki teman yang berkualitas



Dalam berteman kita memang tidak boleh pilih-pilih, tapi kita juga tidak boleh sembarangan saat kita tahu ingin menjadi apa. Berteman pun seperti seleksi alam. Yang awal bertemu dengan sangat baik tidak menjamin akan selamanya bersama. Bahkan yang bertemu dengan tidak sengaja atau bahkan lewat perselisihan bukan berarti tidak bisa kompak di kemudian hari.

Teman akan datang dan pergi. Mereka pun tidak selamanya melakukan apa yang kita lakukan. Baik buruknya pun akan menjadi pelajaran bagi kita. Hingga pada akhirnya kita akan menemukan teman yang mau meluangkan waktunya sekedar bertanya bagaimana kabar kita meski sudah hidup saling berjauhan dan jarang bertatap muka.

7. Saat kamu belum bertemu dengan pasangan hidup, celaan sudah pati jadi penguat hatimu



Bertemu pasangan hidup dan menjalani kehidupan berumah tangga menjadi impian setiap orang. Patokan usia yang ideal untuk menikah seolah sudah diciptakan lingkungan. Mereka akan dengan mudah menyamaratakan semua kalangan. Jika sudah melampaui usia yang ditetapkan lingkungan maka seseorang dinilai tidak laku dan sebagainya. Celaan bahkan sudah menjadi hal biasa untuk bahan candaan. Tapi apakah kita harus ikut terpancing dan mudah marah?

Jika bisa mencoba bersabar, cobalah untuk bersabar. Bertemu pasangan hidup bukan tentang siapa cepat dia dapat. Jangan terlalu tergesah-gesah. Biarkan mereka berbicara seperti yang mereka inginkan. Kamu hanya perlu berdoa semoga dipertemukan di waktu yang tepat.

Itulah ujian-ujian hidup yang bakal membuatmu dewasa. Selagi muda, nikmati saja!

Tidak ada komentar